Alasan Mengapa Beli Subscriber YouTube itu Merugikan

Sumber: Pexels

Agar konten YouTube bisa dimonetisasi, kamu harus mendaftarkan akun YouTube-mu terlebih dahulu ke Google. Proses monetisasi ini sebenarnya cukup mudah. Kamu hanya perlu memenuhi syarat memiliki minimal 1.000 subscribers, dan jam tayang di akunmu sudah mencapai 4000 dalam sebulan terakhir. Dengan dua syarat ini, tanpa melakukan pelanggaran apa pun, proses monetisasimu akan cepat dikabulkan.

Monetisasi YouTube adalah mengubah akun YouTube menjadi akun bisnis. Biasanya akan dipasangkan iklan, dan dari sanalah kamu akan meraih pendapatan. Seberapa besar pendapatan itu memang tidak menentu, tergantung pada jumlah penayangan di video-mu. Semakin banyak jumlah tayangannya, maka kesempatan untuk mendapatkan pendapatan banyak semakin besar pula.

Banyak orang yang menjadikan youtuber sebagai profesi utamanya karena memang sangat menghasilkan. Jika pengikutmu banyak dan namamu sudah terkenal, biasanya brand-brand dari berbagai perusahaan akan mendatangimu untuk menawarkan kerja sama. Tentu saja ini adalah kesempatan yang tidak akan kamu sia-siakan. Para youtuber akan lebih banyak mendapatkan cuan dari brand yang bekerja sama dengannya.

Tidak mengherankan ada orang-orang yang ingin mengambil jalan pintas untuk menambah subscriber YouTube-nya dalam waktu yang singkat, yaitu dengan mengeluarkan sejumlah uang untuk membelinya. Biaya membeli pengikut tergantung pada banyaknya subscriber yang dipesan. Sekarang membuat akun YouTube itu sangat mudah dan gratis, jadi banyak yang memanfaatkannya sebagai bisnis. Sebaiknya kamu tidak perlu membuka bisnis seperti ini karena menyalahi aturan juga.

Beli subscriber di sini maksudnya adalah membeli akun dari seseorang yang menjualnya. Akun-akun itu adalah akun tidak aktif sehingga bisa dikatakan mereka bukanlah subscriber sesungguhnya. Ketika akun-akun pasif itu mengikuti channel YouTube-mu, tetap saja konten video yang kamu publish akan tetap sepi penonton, walaupun jumlah subscribers-mu ternyata sudah mencapai 10.000. Hal itu karena akun-akun tersebut adalah akun yang hanya dibuat, dan mereka tidak akan menonton kontenmu.

Di bawah ini adalah kerugian lainnya ketika kamu memutuskan membeli subscriber.

Buang-buang Uang

Biaya untuk mendapatkan subscribers secara instan itu bermacam-macam sesuai dengan banyaknya subscribers yang kamu inginkan. Harganya bervariasi, ada yang mematok harga Rp10.000 hingga ratusan ribu, bahkan mungkin ada yang mencapai jutaan.

Tetap saja ini akan merugikanmu karena tanpa membeli akun pasif, kamu sebenarnya bisa mendapatkan subscribers nyata dengan usahamu sendiri. Memang dibutuhkan waktu agar subscribers bisa bertambah banyak karena mencapai sukses itu tidak bisa instan.

Coba saja kamu lihat para youtuber ternama yang sekarang punya subscribers jutaan. Di antara mereka ada yang bukan berasal dari dunia selebriti, tapi berhasil karena punya konten yang bagus, dan melakukannya secara konsisten. Mereka tidak membeli akun pasif juga. Mereka semua memulainya dari bawah.

Proses Monetisasi Bisa Saja Tidak Diterima

Ketika pengikutmu sudah mencapai 5.000 subscribers, lalu jam tayang juga sudah memenuhi syarat untuk monetisasi, proses monetisasi yang kamu ajukan tetap bisa ditolak lho. Alasannya karena YouTube tahu kamu berbuat curang dengan membeli followers. YouTube bisa mendeteksi akun-akun yang berbuat curang itu.

YouTube sudah dibangun dengan algoritma yang canggih sehingga bisa mendeteksi kecurangan-kecurangan yang pengguna lakukan. Daripada kamu buang-buang waktu beli subscriber, kamu bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk membuat konten video yang menarik.

Akun YouTube-mu Diblokir

Ini adalah kerugian yang paling menyesakkan. Jika kamu ketahuan membeli pengikut, dan melanggar peraturan lainnya seperti masalah hak cipta, akun YouTube milikmu bisa saja diblokir. Ini bukanlah pemblokiran biasa karena setelah itu akan sulit untuk memulihkannya kembali. Dari pengalaman orang-orang yang mengalami pemblokiran, mereka harus membuat akun baru.

Jadi, sebaiknya kamu menghindari membeli pengikut agar terhindar dari kejadian ini. Sayang sekali akun YouTube yang sudah kamu bangun sejak lama malah kena blokir. Padahal kamu sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli pengikut.

Kamu Akan Cepat BosanĀ 

Biasanya karena kamu ingin segalanya instan, kamu pun akan melakukannya setengah-setengah. Ini membuatmu jadi kurang semangat membuat konten yang bagus. Membuat konten yang bagus memang tidak cukup karena setelah itu kamu harus melakukan promosi yang tepat agar orang-orang berkunjung ke konten yang dimiliki.

Untuk itulah kamu perlu melakukannya serius jika memang ingin menjadi youtuber yang handal dan menginspirasi. Kamu diharuskan konsisten dari awal dan tidak pernah berhenti. Dijamin para pengikut akan berdatangan sendirinya.

Jika kamu melakukan hal-hal seperti beli subscriber untuk mendapatkan pengikut instan, kamu nanti akan cepat bosan karena menginginkan apa-apa serba instan. Menjadi youtuber sukses tidak dapat diraih begitu saja tanpa perjuangan yang panjang. Kamu harus berhati-hati dalam membuat konten, jangan berisi hal yang berbau kontroversial.

Lalu, kamu dituntut untuk kreatif karena menjadi youtuber mengharuskanmu sering membuat konten. Ini sesungguhnya hal yang cukup melelahkan jika tidak ada persiapan yang baik. Ketika kamu ingin serius menjadi youtuber, kamu juga harus memulai semuanya dengan serius.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *