Mengenal Perbedaan Barang dan Jasa di Dalam Dunia Bisnis


Ajaib.co.id – Di dalam dunia bisnis, suatu perusahaan tentu memiliki produk berupa barang atau jasa yang ditawarkan ke para pelanggannya untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Oleh karena itu, barang dan jasa merupakan hal penting yang dapat mendatangkan keuntungan dan kelangsungan bisnis bagi setiap perusahaan.

Walaupun barang dan jasa merupakan hal utama dalam sebuah bisnis, kedua hal tersebut ternyata memiliki perbedaan. Perbedaan barang dan jasa juga memiliki beberapa pengaruh bagi setiap perusahaan dalam menetapkan target pasar, memasarkan produk barang dan jasa, biaya operasional dan produksi yang dikeluarkan, serta masih banyak lainnya.

Nah, perbedaan barang dan jasa dapat dilihat dari beberapa hal yang digunakan sebagai acuan. Sebelum itu, mari kita bahas pengertian barang dan jasa secara lebih lengkap melalui penjelasan berikut yang dapat kamu pahami.

Pengertian Barang dan Jasa

Keberhasilan suatu bisnis dapat terlaksana dengan adanya barang dan jasa. Barang atau goods merupakan objek fisik yang bersifat sementara. Dalam kata lain, barang adalah komoditas berwujud yang diberikan kepada para pelanggan melalui distributor atau penjual kepada pembeli atau konsumen. Sementara jasa atau services merupakan suatu kegiatan pekerjaan bagi orang lain. 

Di mana, layanan atau jasa merupakan kegiatan yang tidak berwujud, namun diidentifikasikan untuk memberi kepuasan terhadap suatu keinginan. Dari sini sudah dapat dilihat perbedaan barang dan jasa berdasarkan pengertian yaitu barang merupakan hasil yang didapat melalui produksi, sementara layanan atau jasa adalah kegiatan yang dikerjakan.

Selain itu, ada beberapa ahli yang mengartikan barang dan jasa secara berbeda-beda. Berikut penjelasannya:

  • Menurut Fandy Tjiptono, barang adalah produk dengan wujud fisik dan menjadikannya dapat dilihat, disentuh, dipegang, dirasa, dan mendapat perlakuan fisik lainnya. 
  • Menurut Djaslim Saladin, pengertian jasa adalah kegiatan dalam memberi manfaat yang ditawarkan oleh suatu pihak atau penjual ke pihak lain atau pembeli, tanpa adanya wujud dan tidak menghasilkan kepemilikan. Walaupun, proses produksi dari produk jasa tidak melibatkan produk fisik dan juga bisa melibatkan.
  • Menurut Mursid, jasa merupakan kegiatan yang bersifat tidak teraba dengan manfaat berupa pemenuhan kebutuhan dan tidak terikat pada suatu penjualan produk. 
  • Menurut Kotler, jasa merupakan kegiatan yang ditawarkan oleh suatu pihak atau penjual kepada pihak lain atau pembeli dengan tidak berwujud serta tidak dapat memberikan perpindahan kepemilikan. 

Dari penjelasan yang diberikan oleh beberapa ahli, bisa diambil kesimpulan bahwa perbedaan barang dan jasa dapat dilihat dari hasil atau contoh yang diberikan. Misalnya saja pada contoh perusahaan atau bisnis yang memproduksi barang meliputi barang elektronik, alat tulis, botol, kaca, pakaian dan masih banyak lainnya.

Sementara contoh dari bisnis yang menghasilkan jasa meliputi asuransi, perbankan, moda transportasi, komunikasi, dan lain sebagainya.

Perbedaan Utama Barang dan Jasa

Secara sederhana, perbedaan barang dan jasa bisa dilihat dari contoh atau hasil yang menjadi produk utama dari suatu bisnis. Akan tetapi, ada beberapa perbedaan secara lebih mendalam antara barang dan jasa. Perbedaan ini merupakan hal utama antara barang dan jasa. Berikut penjelasannya:

  • Barang merupakan komoditas berupa produk yang siap dibeli oleh para pelanggan dengan harga tertentu, sementara jasa atau layanan merupakan manfaat dari fasilitas yang ditawarkan oleh pihak lain.
  • Barang merupakan sesuatu yang berwujud dan memiliki fisik atau dapat disentuh, dirasa, dan dilihat, sementara jasa merupakan produk yang tidak berwujud atau intangible.
  • Barang memiliki hak kepemilikan karena pelanggan yang membeli dengan harga tertentu dapat berpindah tangan dan memilikinya, sementara jasa kepemilikannya tidak dapat dipindahtangankan.
  • Evaluasi terhadap penjualan barang dapat dilakukan secara mudah dengan menilai kualitas, sementara jasa atau layanan cukup sulit untuk dilakukan penilaiannya.
  • Barang dapat ditukar atau dikembalikan jika terjadi kesalahan yang tidak sesuai keinginan atau perjanjian di awal. Sementara jasa tidak mungkin bisa ditukar atau dikembalikan.
  • Barang bisa disimpan untuk penggunaan di lain waktu, sementara jasa hanya bisa dilakukan secara langsung karena terikat dengan waktu dan tidak bisa disimpan sebagai persediaan.
  • Barang harus diproduksi terlebih dahulu, lalu diperjualbelikan hingga dapat dikonsumsi pada akhirnya. Sementara jasa akan diproduksi dan dikonsumsi pada waktu yang sama.
  • Barang bisa dipisahkan dari alat produksi setelah menjadi produk yang akan dijual, sementara jasa tidak akan bisa dipisahkan dari penyedianya.

Perbedaan Barang dan Jasa Berdasarkan Ciri-Ciri

Selain hal utama yang membedakan barang dan jasa, ada hal lain yang dapat digunakan untuk membedakan barang dan jasa yaitu berdasarkan ciri-cirinya. Berikut penjelasan mengenai perbedaan barang dan jasa berdasarkan ciri-ciri:

Barang

  • Barang memiliki fisik atau wujud.
  • Barang bisa dimiliki dan dijual kembali.
  • Barang bisa disimpan, disentuh, dan dipegang.
  • Barang bisa diangkut.
  • Produksi barang dan konsumsi dipisahkan.
  • Penjualan dan produksi barang dapat dipisahkan.
  • Kualitas bisa diukur dan dinilai secara mudah.

Jasa

  • Jasa tidak memiliki fisik atau wujud.
  • Jasa tidak dapat atau sulit untuk dijual kembali.
  • Jasa tidak dapat disimpan.
  • Produksi dan konsumsi tidak dapat dipisahkan.
  • Kualitas dan mutu sulit untuk diukur.
  • Jasa disediakan dan bukan dijual

Perbedaan Barang dan Jasa Berdasarkan Jenis-Jenis

Mengetahui perbedaan barang dan jasa juga dapat dilakukan berdasarkan jenis-jenisnya. Ada beberapa jenis barang dan jasa yang dapat dibedakan. Misalnya saja pada barang, dibedakan menjadi barang bergerak dan barang tidak bergerak. Berikut penjelasannya:

  • Barang bergerak meliputi kendaraan bermotor.
  • Barang tidak bergerak atau tidak dapat dipindahkan seperti tanah, rumah, dan lain sebagainya.
  • Barang berwujud meliputi meja, kursi, tempat tidur, dan lain sebagainya
  • Barang tidak berwujud meliputi air dan gas.

Sementara jasa dapat dilihat perbedaannya berdasarkan karakteristik yang meliputi beberapa hal di antaranya sebagai berikut:

  • Jasa tidak berwujud yang merupakan jasa tidak dapat dirasakan oleh panca indra seperti disentuh, didengar, diraba, dilihat, atau dicium.
  • Jasa tidak memiliki standar yang dapat dijadikan acuan dalam menilai atau mengukur kualitasnya karena hasil yang diterima relatif berbeda-beda.
  • Jasa tidak tahan lama atau tidak dapat disimpan, dikonsumsi ulang, atau digunakan di masa mendatang.
  • Jasa tidak bisa dipisahkan oleh pemberi jasa atau harus dilakukan secara langsung.

Nah, itu dia penjelasan mengenai perbedaan barang dan jasa di dunia bisnis yang dapat kamu pahami. Oleh karena itu, jika kamu ingin membuka suatu bisnis atau usaha, sebaiknya untuk mempertimbangkan pemilihan bidang bisnis baik barang maupun jasa. Mengingat, kedua hal tersebut memiliki perbedaan yang signifikan tentunya.

Selain memilih bisnis apa yang cocok untuk kamu, jangan lupa juga persiapkan modal awal yang harus dimiliki untuk mewujudkan bisnis tersebut. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan merencanakan keuangan untuk kebutuhan bisnis dengan berinvestasi reksa dana di Ajaib. Ajaib merupakan media investasi online yang dapat membantu kamu berinvestasi di instrumen reksa dana. Yuk, download aplikasi Ajaib di smartphone kamu dan mulai untuk berinvestasi reksa dana sekarang.





Source link

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *